Saringan Pasir Cepat (SPC) atau bahasa kerennya Rapid Sand Filter (RSF) merupakan saringan air yang dapat menghasilkan debit air hasil penyaringan yang lebih banyak daripada Saringan Pasir Lambat (SPL). Walaupun demikian saringan ini kurang efektif untuk mengatasi bau dan rasa yang ada pada air yang disaring. Selain itu karena debit air yang cepat, lapisan bakteri yang berguna untuk menghilangkan patogen tidak akan terbentuk sebaik apa yang terjadi di Saringan Pasir Lambat. Sehingga akan membutuhkan proses disinfeksi kuman yang lebih intensif.
- Drainase Dan Sumur Resapan
- Akuifer
- Banten Rogoh Rp 10,2 Miliar Untuk Drainase
- DRAINASE
- Erosi
- Membuat Sumur Resapan di Pekarangan
- Pengertian, Kegunaan dan Prinsip Kerja Sumur Resapan
- Perda Sumur Resapan Tidak Berjalan Dengan Baik
- Perda: Bangunan Tangsel Wajib Miliki Sumur Resapan
- Perencanaan Pembuatan Sumur Resapan
- Perusahaan Tidak Mempunyai Sumur Resapan Dikenai Sanksi
- SISTEM DRAINASE
- SUMUR RESAPAN AIR (SRA)
- Sistem Drainase Sumur Resapan
- Standarisasi dan Jenis-jenis Sumur Resapan
- Sumur Resapan Hindari Banjir
- Sumur Resapan Individual untuk Daerah Pedesaan
- Sumur Resapan Individual untuk Daerah Perkotaan
- Sumur Resapan Kolektif dan Sumur Resapan Terpadu dengan Pertanian untuk Daerah Pedesaan
- Sumur Resapan, Solusi untuk Melindungi dan Memperbaiki Air Tanah
- Teknologi Konservasi Air Tanah Dengan Sumur Resapan
- Terbatasnya Drainase dan Resapan Air Jadi Penyebab Banjir
- jenis Drainase dan permasalahanya
- Filter, Penyaringan Air Dan pengolahan limbah
- 8 Fakta Tentang Air Dunia
- Alat Pengolah Air Limbah Rumah Tangga Semi Komunal "Kombinasi Biofilter Anaerob dan Aerob"
- Cara Pengolahan Air Sumur Untuk Kebutuhan Air Minum
- Kumpulan Teknik Penyaringan Air Sederhana
- Masalah Air Bersih
- Pembuatan Filter Untuk Menghilangkan Zat Besi dan Mangan Di Dalam Air
- Pengolahan Air Asin Atau Payau Dengan Sistem Osmosis Balik
- Pengolahan Air Sungai / Gambut Sederhana
- Saringan Pasir Cepat (SPC)
- Saringan Pasir Lambat (SPL)
- Tekhnologi Pengolahan Air
- Teknologi Pengolahan Air Bersih Dengan Proses Saringan Pasir Lambat "Up Flow"
- Teknologi Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Dengan Sistem Biofilter Anaerob-Aerob
- Teknologi Pengolahan Limbah Tahu-Tempe Dengan Proses Biofilter Anaerob Dan Aerob
- Teknologi Pengolahan Limbah Tekstil Dengan Sistem Lumpur Aktif
- water filter ( filter air )
- Penanggulangan Banjir Dan Sumur Resapan
- Atasi Banjir, 50 Sumur Resapan Dibuat di Ciliwung
- BNPB Kucurkan Rp1 Miliar Untuk Penanganan Banjir Banten
- Infrastruktur Jalan di Tangsel Dikeluhkan Warga
- Jenis-jenis Banjir Serta Berbagai Faktor Penyebab Banjir
- PENANGGULANGAN BANJIR DI PERUMAHAN SAWOJAJAR
- Pedoman Penanggulangan Banjir
- Penanganan Banjir di Indonesia
- Umum
Thursday, March 1, 2012
Saringan Pasir Lambat (SPL)
Saringan Pasir Lambat (SPL) sudah lama dikenal di Eropa sejak awal tahun 1800an. Untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih, SPL dapat digunakan untuk menyaring air keruh ataupun air kotor. Saringan Pasir Lambat sangat cocok untuk komunitas skala kecil atau skala rumah tangga. Hal ini tidak lain karena debit air bersih yang dihasilkan oleh SPL relatif kecil.
Mengatasi Rembesan Air Pada Dinding Rumah

Pernahkah anda melihat atau mungkin mengalami sendiri, dinding rumah yang terlihat lembab, berjamur atau seperti ada noda akibat rembesan air? Rembesan air pada dinding rumah biasanya terjadi pada musim hujan, karena pada musim tersebut curah hujan yang tinggi dan frekwensi dinding rumah terpapar oleh air hujan juga cukup lama.
Rembesan air juga umumnya ditemui pada dinding yang berbatasan dengan toilet atau dinding bagian bawah rumah yang elevasinya dekat dengan lantai. Akibat yang ditimbulkan oleh rembesan air pada dinding ini juga lumayan buruk, beberapa diantaranya adalah:
- Bercak-bercak seperti jamur yang muncul pada dinding rumah (interior dan eksterior)
- Penggelembungan dan pengelupasan cat
- Ruangan akan menjadi lebih lembab
- Munculnya bau tak sedap, terutama didalam ruangan.
- dsb
- Penggelembungan dan pengelupasan cat
- Ruangan akan menjadi lebih lembab
- Munculnya bau tak sedap, terutama didalam ruangan.
- dsb
Mengatasi Kebocoran Dan Rembesan Air Pada Dinding Kamar Mandi

Melanjutkan artikel saya minggu lalu yang berjudul: Mengatasi Rembesan Air Pada Dinding Rumah, maka pada minggu ini saya coba merangkum dan menulis mengenai permasalahan yang umum terjadi dirumah kita: kebocoran dan rembesan air pada dinding kamar mandi. Kamar mandi adalah bagian didalam rumah yang bisa tampil sangat sempurna dan menarik, namun bisa juga menjadi sumber masalah yang menjengkelkan bagi pemilik rumah. Masalah yang umum timbul diarea kamar mandi adalah rembesan air atau malah lebih parah adalah kebocoran yang mengakibatkan ruang didekatnya atau disekitarnya menjadi tidak menarik.
Saya percaya ketika setiap orang akan membangun rumah, mereka ingin semua yang terbaik pada rumahnya. Mulai dari berkerja sama dengan arsitek dan desainer interior untuk mendesain dan menata rumah impian mereka nantinya, menyeleksi dan memilih kontraktor yang akan membangun rumah impian, mengumpulkan data mengenai material dan bahan baku yang dibutuhkan untuk membangun rumah, mengawasi pelaksanaan pembangunan rumah agar setiap detailnya sesuai dengan apa yang sudah direncanakan. Tidakkah begitu? Yah, semua hal tersebut dilakukan untuk mewujudkan rumah impian yang indah dan menjadi tempat yang nyaman bagi sang pemilik dan keluarga.
Subscribe to:
Posts (Atom)